PESPA KLASIK: Generus LDII Sidodadi-Cempaka Putih Isi Malam Tahun Baru dengan Ibadah, Kreasi, dan Ukhuwah
Bandar Surabaya, 1 Januari 2026 – Sementara sebagian orang merayakan pergantian tahun dengan hura-hura, Generus LDII dari Kampung Sidodadi dan Cempaka Putih, PC LDII Kecamatan Bandar Surabaya, memilih cara berbeda. Mereka mengisi transisi menuju 2026 dengan kegiatan keakraban bertajuk “PESPA KLASIK” (Pengajian Semalam Suntuk Penuh Pahala Kreatif Lagi Asik). Acara yang digelar di lokasi strategis ini berhasil menyedot antusiasme sekitar 110 peserta, menjangkau generasi dari usia SMP hingga pra-nikah.
PESPA KLASIK dirancang sebagai alternatif kegiatan positif yang menggabungkan ketajaman spiritual, penguatan karakter, dan keakraban sosial. Tujuannya adalah membentuk pemahaman bahwa momen tahun baru dapat diisi dengan aktivitas yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermakna dan penuh berkah.
Rangkaian Acara: Paduan Ilmu, Kreasi, dan Semangat Kebersamaan
Kegiatan semalam suntuk ini diisi dengan agenda yang dinamis dan berjenjang, menjaga semangat peserta dari sore hingga menjelang subuh:
Sesi Pengajian Interaktif: Mengawali acara, para peserta mendapatkan tausiyah yang disampaikan dengan gaya ringan dan relevan dengan masalah remaja masa kini. Materi fokus pada pentingnya muhasabah (evaluasi diri) di penghujung tahun, menyusun resolusi spiritual, dan membangun identitas sebagai generasi muda yang berakhlak mulia.
Workshop Kreatif: Sejalan dengan tagline “Kreatif Lagi Asik”, acara menyisipkan sesi kreativitas seperti games pemecahan masalah berlandaskan nilai-nilai syariat. Hal ini bertujuan mengasah bakat dan menunjukkan bahwa Islam mendorong kreativitas positif.
Makan Malam: Suasana kekeluargaan terasa kental saat semua peserta menyantap hidangan bersama, memperkuat ikatan silaturahmi antar-kampung dan antar-generasi.
Malam Keakraban (Makrab): Setelah isya, digelar sesi keakraban berupa sharing session, ice breaking, dan permainan kelompok yang mendidik, membangun kerja sama, leadership, dan komunikasi.
Qiyamullail: Puncak acara adalah pembinaan ruhiyah melalui sholat tahajud dan doa menyambut tahun baru. Momen khidmat ini menjadi inti dari “semalam suntuk penuh pahala”, di mana para peserta mengakhirinya dengan hati yang tenang dan penuh harapan.
Membangun Tradisi Positif di Kalangan Generasi Muda
Kegiatan PESPA KLASIK ini mendapatkan respons luar biasa dari peserta. “Ini pengalaman tahun baru paling berkesan. Bisa ketemu banyak teman, dapat ilmu, sekaligus ibadah. Rasanya dapat energi positif untuk memulai tahun,” ujar salah seorang peserta dari kelompok pra-nikah.
Koordinator Generus menyatakan bahwa acara ini merupakan investasi jangka panjang bagi pembentukan karakter remaja. “Kami ingin membiasakan generasi muda bahwa kesenangan yang sejati itu datang ketika kita bisa mengisi waktu dengan hal bermanfaat, bersama komunitas yang positif. Ini adalah upaya preventif sekaligus edukatif,” jelasnya.
Melalui PESPA KLASIK, Generus LDII Sidodadi dan Cempaka Putih telah mencontohkan bentuk kepedulian sosial dan spiritual remaja. Mereka tidak hanya menjadi objek pembinaan, tetapi juga subjek aktif yang turut merancang dan menikmati kegiatan bernilai. Diharapkan, tradisi semacam ini akan terus berkembang, melahirkan generasi muda yang tangguh secara iman, kreatif dalam pikiran, dan solid dalam pergaulan.

.jpeg)
Posting Komentar